Halaman

Selasa, 04 Maret 2025

Mulai Dari Diri 1

Mulai dari diri bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah filosofi hidup yang bisa membawa perubahan nyata. Dengan mengambil inisiatif untuk memperbaiki diri, kita tidak hanya meningkatkan kualitas hidup sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitar kita.

dalam postingan kali ini kita akan membahas terkait sebuah contoh kasus dalam mata kuliah perspektif sosio-kultural dalam pendidikan indonesia

berikut ini kasusnya

Di sebuah sekolah, siswa-siswinya berasal dari latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang berbeda-beda. Termasuk Diera, yang adalah anak pendatang yang menempuh sekolah dengan membawa latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang tidak sama dengan sekolahnya. Hal ini membuat teman-teman di sekolah Diera sering salah mengartikan kemampuannya sehingga penghambat dalam berinteraksi dan berdinamika. Tidak hanya demikian, Diera sendiri pun sering kali merasa kebingungan ketika guru memberikan instruksi yang kurang dipahami olehnya karena perbedaan cara pandang. Diera sering kali berusaha untuk bertanya kepada teman-temannya, namun hal ini semakin membuat teman-temannya salah mengartikan kemampuannya. Diera pun semakin merasa terasing dan tidak dapat diterima, padahal dia sudah berusaha untuk memahami sekitarnya. Sementara itu, teman-temannya juga menjadi kurang responsif kepada Diera, karena banyak hal pada diri Diera yang sulit mereka pahami. Alhasil, capaian nilai Diera pada awal sekolah sangat rendah, sampai akhirnya Diera ingin menyerah dan tidak ingin bersekolah.

dari contoh kasus diatas, munculah beberapa pertanyaan, diantaranya 

  1. Apakah anda pernah mengalami masalah serupa dengan Diera? Bagaimana anda menyikapi kondisi yang serupa?
  2. Bagaimana faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik berperan dalam proses pembelajaran melalui pengalaman Anda?
berikut ini jawaban dari pendapat saya

  1. mengenai pengalaman yang serupa dengan diera, saya pernah merasakannya, terutama pada saat mengikuti pertukaran mahasiswa, dimana dengan adanya latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi yang berbeda, membuat cara pandang dari orang lain berbeda, akibatnya saya sedikit mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, yang menyebabkan kesalahpahaman. akan tetapi cara untuk menyikapi kondisi ini saya mencoba untuk memahami sejenak terkait "kultur"/Budaya dari khalayak umum ini, sehingga dapat mencoba berbaur dan juga berkomunikasi dengan baik lagi
  2. mengenai bagaimana faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik berperan dalam proses belajar melalui pengalaman saya yaitu setiap faktor ini memiliki perannya masing-masing, seperti faktor sosial memiliki peran untuk bagaimana cara untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, kemudian budayanya saya perlu memperlajari, agar tidak terjadi miskonsepsi atau salah paham budaya. kemudian mengenai ekonomi berperan untuk tidak memandang seseorang dari apa yang ditampilkan semata saja, dan untuk politik memiliki peran dalam bagaimana mestinya hal yang sesuai sehingga ke-4 faktor ini saling memiliki keterkaitan dan saling mempengaruhi pengalaman saya

Mulai Dari Diri 1

Mulai dari diri bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah filosofi hidup yang bisa membawa perubahan nyata. Dengan mengambil inisiatif untu...